Sabtu, 21 Maret 2009

PELUANG BISNIS: ANTENA WIFI (WAJANBOLIK) UNTUK INTERNETAN GRATIS

Umumnya wajan diletakkan diatas kompor sebagai alat penggorengan. Namun, diatas tangan Stefen Yauwanta (34) wajan dapat digunakan sebagai antenna penangkap sinyal dari area hotspot (tempat menyediakan antenna wifi), sehingga para penggunanya dapat mengakses internet tanpa perlu mengunjungi area-area hotspot tersebut. Kemampuannya melakukan inovasi membuat produk yang sederhana ini telah merambah ke seluruh Nusantara. Bagaimana cara ia melakukannya?

Mengakses internet melalui koneksi nirkabel wireless fidelity atau yang lebih dikenal dengan sebutan Wifi bukanlah hal yang asing bagi masyarakat modern saat ini. Cukup dengan membeli USB wireless yang kemudian dihubungkan ke laptop, Anda sudah bisa mengakses internet dengan mendatangi area hotspot, apalagi jika laptop yang Anda miliki sudah tersedia fasilitas wifi, Anda cukup mendatangi area-area tersebut. Namun, untuk menangkap sinyal wifi dari Personal Computer (PC), Anda harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit untuk membeli antenna Grid 24 db (db=satuan ukuran untuk daya jangkun,-red), baik yang buatan local maupun produk yang impor yang banyak tersedia di pasaran dengan kisaran harga Rp. 700 ribu sampai Rp. 1,7 juta.

Melihat harga antena untuk bisa mengakses internet lumayan mahal hingga mendorong pria kelahiran Banajarmasin, Kalimantan Selatan tahun 1974 ini, untuk mengembangkan teknologi sederhana yang bernama Wajanbolik. Wajanbolik adalah antena wifi yang terbuat dari wajan. Stefen mempelajari cara membuat antena wifi dengan mengikuti pelatihan wajanbolik di Karawaci Tanggerang di tahun 2003. Selain mengikuti pelatihan, dunia teknologi informasi bukanlah hak yang baru bagi Stefen. Bagaimana tidak, selama ini ia berkecimpung di dunia Komputer. Disamping itu, ia juga sarjana teknik elektro dari salahsatu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Tak heran, dengan kemampuan di bidang IT tak sulit baginya untuk memperaktikan ilmu yang didapatkannya. Stefen kemudian terjun di usaha yang memproduksi wajanbolik.

Wajan Penagkap Sinyal. Wajanbolik merupakan salahsatu bentuk solusi yang tepat bagi para penikmat internet di tanah air. Karena harganya yang relative murah dan terjangkau. Menariknya, antena penangkap gelombang wifi ini, terbuat dari wajan yang dapat bekerja pada frekuensi 2.4 Ghz, dengan jangkauan maksimal sejauh 2 km. Cara kerja yang diusung wajanbolik terbilang cukup sederhana mirip dengan antenna parabola, yaitu dengan memaksimalkan daya tangkap dari perangkat USB wifi.

Stefen menyebutkan untuk membuat sebuah wajanbolik, bahan baku yang digunakan mudah didapatkan. “Bahan baku nggak sulit kok, semua bisa didapatkan disekitar rumah”, imbuhnya. Kini dalam sebulan, ia bisa memproduksi antara 50 – 100 unit wajanbolik. Bahan baku untuk wajanbolik antara lain wajan berdiameter 36 cm seharga Rp. 30 ribu per piece yang biasa dibeli dipasar Ciputat-Tanggerang. Paralon 20 dengan harga Rp. 70 ribu per 4 m. 100 pieces dop berukuran 3 inchi Rp. 4 ribu/pcs, alumunium foil Rp.40 ribu/ gulung, kabel UTV sebanyak 5 meter yang harganya Rp. 4 ribu / m, kabel USB extended Rp. 15 ribu / pcs dan USB wireless Rp. 200 ribu yang bisa dibeli di Glodok-Jakarta Pusat. Sedangkan peralatan yang digunakan juga terbilang sederhana seperti gergaji besi, amplas halus, penggaris, pisau cutter, lakban dan solder. Semua peralatan tersebut dapat diperoleh di toko bangunan.

Untuk mendapatkan satu unit wajanbolik buatannya, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp. 360 ribu/unit. Untuk Jabodetabek ongkos kirim sebesar Rp. 40 ribu, tapi jika Anda berada diluar Jabodetabek ongkos kirim ditanggung beli. Untuk Anda yang tertarik membeli secara grosir dengan minimal pembelian sebanyak 5 unit mendapatkan diskon sebesar 20% dengan system beli putus. “Jadi barang yang sudah dibeli, tidak bisa dikembalikan lagi”,ujarnya. Dengan diskon yang diberikan, pembeli wajanbolik tidak hanya dari Jabodetabek tapi telah merambah ke beberapa daerah di Indonesia seperti Kalimantan, Papua, Kupang, Aceh, Surabaya, Tegal dan Bandung. Selain memproduksi wajanbolik, JJ net yang dikelola Stefen juga melayani perencanaan dan pembuatan jaringan internet RT-RW net.

Strategi Pemasaran. Stefen mengakui, selama ini ia belum pernah melakukan promosi secara konvensional. Melainkan lebih fokus pada media online dengan membuat situs pribadi yaitu www.stefen-yauwanta.com. Tak hanya itu, wajanbolik pun kerap disitus-situs iklan seperti www.iklanads.web.id dan www.indonetwork.co.id. “Selama ini pakai media online, jadi kalau orang googling wajanbolik, nama saya paling atas”,serunya sambil tersenyum bangga. Selain itu, untuk lebih memperkenalkan wajanbolik, ia kerap mengadakan workshop ke sekolah-sekolah untuk mengajarkan siswa siswi membuat wajanbolik. Serta kerap diundang sebagai pembicara di acara seminar teknologi komputer.

Selain promosi melalui media online, sejak tahun 2008 JJ net sering disinggahi para pemburu berita baik dari media televise maupun media cetak yang datang silih berganti yang ingin meliput wajanbolik buatannya. Tak heran, wajanbolik kini telah merambah hamper seluruh Indonesia.

CARA MEMBUAT WAJANBOLIK ALA STEFEN YAUWANTA

Bahan:
1. Wajan Ukuran 36 cm (semakin besar semakin bagus)
2. Paralon
3. 2 buah dop (tutup paralon)
4. Kabel extended USB
5. USB wifi
6. Kabel UTP
7. Alumunium Foil
8. Skrup dan mur

Tahap Pengerjaan:
1. Membuat sambungan kabel USB
a. Potong kabel USB konektor dan sambungkan dengan kabel UTP. Untuk kabel hijau sambung ke hijau, putih ke kuning, merah ke biru dan putih, sedangkan hitam ke coklat.
b. Agar tidak mudah lepas, solder setiap sambungan kabel tersebut dan berikan isolasi kertas untuk memastikan tidak ada hubungan singkat.

2. Membuat Wajanbolik
a. Potong kuping wajan dengan gergaji besi lalu beri lubang tepat ditengah wajan tersebut sebesar skrup ukuran 12.
b. Potong paralon dengan ukuran 30 cm, lalu ukur jarak feedernya (daerah bebas alumunium foil) dan berikan tanda menggunakan spidol atau pensil. (untuk wajan 36 cm jarak feeder-nya15,3 cm)
c. Lubangi paralon untuk meletakkan USB wifi, kemudian bungkus paralon tersebut dengan alumunium foil diluar daerah feeder. Lalu pasangkan USB wifi ke paralon yang sudah dilubangi tadi dan ganjal dengan gabus.
d. Bungkus salahsatu dop dengan alumunium foil, lalu pasang ke paralon yang telah dipasangkan USB wifi pada bagian yang dibungkus alumunium foil.
e. Buat lubang pada dop yang satu sesuai dengan lubang pada wajan. Kemudian pasangkan ke wajan dan masukkan ke skrup ukuran 12. Setelah itu, kencangkan skrup tersebut dengan mur menggunakan kunci pas.
f. Setelah itu pasangkan paralon tersebut ke wajan yang telah dipasangkan dop dengan posisi USB wifi menghadap ke bawah, lalu hubungkan kabel ke antena dan komputer.
g. Wajanbolik siap digunakan.


Info lebih lanjut dapat menghubungi:

JJ. net
Perumahan Gading Serpong
Jl. Kelapa Sawit XIII BG 11 no.3
Serpong – Tanggerang
Telp. 021 9369 9293
Email: yauwanta@yahoo.com







PU/06/DES/08

4 komentar:

  1. orang indonesia memang pda pinta sebenarnya tapi karena kekurangan perhatian dari pemerinta jadi kurang gereget....!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  2. penjelasannya kurang jelas kalau tidak disertai dengan gambar

    BalasHapus
  3. Gambarnya mana ?

    BalasHapus